Sunday, October 30, 2005
Agar Aku Insaf

subhanallah....

Ya ALLAH
Sempurnakanlah imanku
Agar aku dapat melihat WajahMu
Ya ALLAH
Sempurnakan akhlakku
Agar aku dapat membanggakanMu
Ya ALLAH
Sempurnakanlah hatiku
Agar aku dapat menghirup Kasih Mu
Ya ALLAH
Sempurnakan aku dengan tawakkal
Agar aku tidak berhenti sekerat jalan
Ya ALLAH
Sempurnakan tekadku
Agar aku tetap bangun bila rebah
Ya ALLAH
Sempurnakan malu ku
Agar aku dapat melindungi kehormatan ku
Ya ALLAH
Sempurnakan aku dengan sifat redho
Agar aku tetap meneruskan perjuangan ini
Ya ALLAH
Sempurnakan sifat kehambaan ku
Agar aku tahu sandaranku
Hanyalah padaMu
YANG MAHA SEMPURNA
Agar aku insaf aku insan
Lemah tidak berdaya...
lailatul qadar

lailatul qadar...

lailatul qadar
aku tidak kecewa dengan ketentuan Tuhan
aku hanya kecewa dengan usahaku yang sedikit
mengejar impian bersamamu hanya dalam mimpi kosong
tidak mahu gunungkan usaha menangkapmu
dan Rahmat Tuhan yang besertamu
lailatul qadar
khabarnya hanya mukmin
menanamkan azam berbulan-bulan sebelum Ramadhan
yang layak menggamit kemuliaan kurniaan Ilahi
pada malam yang diberi namamu
hanya yang terpilih
wajah-wajah mereka basah dengan wudhu'
ruku' dan sujud walau lelah mata dan tubuh
jiwa mereka tegar dan sentiasa menambah sabar
lailatul qadar
aku tidak sesal
kerana aku sedar siapa aku
masih bertatih setelah bertaubat
masih bergelumang dosa kecil
kian lama menggunung macam Everest
tiba-tiba dosa mengulit mata mengantuk
aku tertimbus di sebalik selimut yang empuk
dan titik hitam pekat di jiwa memanaskan nafsu
terjaga setelah suara sahur memanggil keras
lailatul qadar
mungkinkah kita tak akan bertemu?
kerana aku tidak pernah layak menjejakimu
dek pakaian dosa dan kotor nuraniku
tak pernah dapatku tanggalkan
tak pernah dapat ku tukar!
Wednesday, October 26, 2005
oh Jimmy....
sekarang
saat yang takkan pergi
di kamar hati tersudut sepi
kenangan yang beku
menjadi cair dek kehangatan cinta
dari hatiku...cinta seorang kakak
air mata tidak terkawal
menitis percuma hampir kering
akhirnya cinta seorang kakak
menjahanamkan benteng tabah
jiwa lebur larut
dalam campuran memori
aku punya cinta seorang kakak
dalam hati gersang ini
suatu ketika penuh cinta
kepada seorang adik yang pada mulanya
merah jambu pipi dan bibirnya
setelah waktu berjalan tanpa ku hitung
yang tinggal hanya tubuh kering seperti rangka
suara adik yang dulu nakal dan manja
berubah parau tak ku mengerti
aku punya cinta seorang kakak
pada adikku cintaku penuh di jiwa
setelah sihatmu sirna
cinta kakakmu makin menggebu
aku punya cinta seorang kakak
walau tak ku mengerti ngauman mu adik
tapi matamu jendela hatimu
seindah tenungan mata perang muda
kau lemparkan jelinganmu padaku
seolah mahu aku mendengar suara hatimu
aku kakakmu adik
saat-saat harapan kau mungkin sihat
kepalamu ku riba acap kali
tak pernah ku rasa berat
kakakmu ini tak pernah mengharapkan kematianmu
kerana tidak rasa susah menjagamu
tidak terbayang hancur luluh jantungku
melihat jasadmu terbujur kaku
di hadapan mataku
dalam cintaku kakakmu
engkau terus hidup menghantuiku
engkau Petanda kekuasaan Allah padaku
diambilNya sebuah cinta
dari hati padu seorang kakak
oh Jimmy..
kenangan bersamamu...
takkan sirna walau aku berkedut seribu
dan engkau telah nyaman di situ...
Sunday, October 23, 2005
ya teman

laa tahzan InnALLAHa ma'ana...

ya teman
ada kamu nampak bulan?
aku mencari bulan kerana
mentari bukan milikku lagi
ya teman
ada kamu lihat tenang?
aku mengejar tenang kerana
kebahagiaan bukan lagi milikku
ya teman
ada kamu nampak ayat Tuhan?
aku mencari ayat-ayat Tuhan kerana
cinta Tuhan mampu menolongku di sini dan di sana
ya teman
ada kamu nampak iman?
aku mencari iman kerana
syaitan dan nafsu memperkudakan aku
Ya Tuhan
ada Kamu nampak aku?
aku dambakan perhatianMu kerana
tanpaMu aku terhuyung-hayang tanpa sandaran
ya diri
apakah kau istiqamah?
bangun dari tidurmu yang lena kerana
hanya dengan usaha kamu kan lulus ujian
di dunia yang ini dan di dunia yang satu lagi
amin....
Khusyu'

intifada..once it rises..it never sets....

Tuhan
Engkau telah pilih jalan ini untukku
sejak dulu sampai saat ku rasa beku
aku tidak pernah mentukan hidupku
perancang yang terbaik hanyaMu
ALLAH
aku rela mengikuti jalanMu
setiap kudrat yang ku mampu ku kerah
ku salurkan tanpa batas waktu
untukku persembahkan padaMu di akhirat kelak
ALLAH
aku mohon hanya satu dariMu
agar kesakitan ini Engkau kurangi
dengan Engkau menghiaskan hatiku dengan kurniaMu
dengan kelapangan dan keredhoan
biar hati ini tenang dan berangin sejuk
setebal titik peluh mengharungi jalanMu
ALLAH
sandaranku padaMu sudah lengkap
namun hanya dengan kesempurnaanMu
satu-satunya pengurnia khusyu'
tercerna dalam jiwaku yang bernoda ini
hidayahMu mampu ku genggam erat
sirnakanlah derita ini dengan khusyu'
serta campur aduk sabar dan tabah
menundukkan diri kepada kekuasaanMu
yaa Malikul Mulk!
Friday, October 21, 2005
Duri-duri ..

you can complain that roses have thorns..or you can be grateful that thorns have roses...

duri-duri dalam hati
belum hilang habis
ada yang sudah tercabut
namun bekasnya berparut
sakit-sakit dalam masa
walau hangatnya sudah sirna
namun lecur-lecur
menjadi nanah melepuh
kerut-kerut dalam riak
walau sudah mampu senyum
namun garis -garis kedut
tetap terlakar di dahi
sangka-sangka dalam benak
walau sudah busuk reput
namun tetap menyinga
berdesir bersama turunnya iman
duri-duri
sakit-sakit
kerut-kerut
sangka-sangka
menjadikan jiwa sempit
menipiskan sabar
memenangkan amarah
membakar amalan
oh Tuhan
ampuni aku
selagi aku mampu
memaafkan kelemahan insan....
memori serenti...

setenang air di kali...

ya teman
satu sudut dalam hatiku khusus untukmu
renungan matamu serta senyum syahdumu
terbenam di pendalaman yang hening
di sini...di hatiku....
ya teman
tazkirah darimu bukan dari kitab agama
tausiyah darimu adalah pengalaman
kamu kan berkelulusan tertinggi
sebuah universiti kehidupan
ye teman
alhamdulillah
cinta terpaut di antara hati kita
biar berkuntum lebat
dan tak pernah hilang mekar
abadi dan abadi
dalam kenangan
dalam tangisan
dalam memori insan
ya teman
luahanmu cerminan rohmu
terburai segala ikatan ruhani dengan Tuhan
kamu jadi sinis
kamu jadi pahit menyebut namaNya
kalau Dia sayangkan aku..katamu
tak mungkin Tuhan mentaqdirkan aku pilu..
bukan begitu?
ya teman
iyah begitulah dari kacamata insan dhoif
namun ni'mat taubatunnasuha hanya kamu yang rasa
bersih sebersih bayi yang suci
kamu tidak lagi dihantui dosa-dosa silam
malah jiwamu tenang setenang air di kali
ya teman
engkau dan aku hanya insan
dipertemukan Tuhan
dalam berjuta-juta orang yang berdosa
kita berdua bersua dalam taubat
bertaut dalam sengsara
berkasih dalam penjara hidup
ya teman
hati kita mencapai tahap redho
mengenal Tuhan yang Pengasih
lagi indah Cinta Tuhan
setelah bertahun bergelumang benci
terhakis duka seiring terluputnya dendam
diselimuti Nur Mahabbah dan Maghfirah...
Tuesday, October 18, 2005
Hijab Zaman Terungkap

Nuur Muhammad shalallah...

ALLAHU ROBBI
walau tabir zaman
berlabuh antara aku dan RasulMu
lantas hilang dari pandangan mata yang kasar
namun aku tetap faham
dalam tidak ada tutur kata berbalas
dalam tidak ada suara yang tertangkap di telinga
aku tetap mengerti dalam diam
apa yang RasulMu pinta dari umatnya
ALLAHUAKBAR
hanya hati yang sepakat menunduk pada Ilahi
tanpa bisikan yang jelas
RasulMu mendamaikan jiwa ku
menasihati diri dengan perjalanan seerah
serasa dekat walau tidak pernah bersua
kehadiranmu Rasul sebagai insan yang maksum
menarik hati mendekati peribadimu
ALLAHUMMA SHOLLI 'ALA MUHAMMAD
aku mahu jalan dunia yang nikmatnya fana
atau aku mahu jalan ALLAH dan jalanmu Ya Rasul?
maka bersabarlah jika aku menginginkan syurga
janji syurga untukku jika mahmudah mengisi keringat diri
kesulitan ini hanya fana seperti dunia
kebahagiaan menanti abadi di sana
Ya diri
menyayangi diri adalah langkah ke arahNya
pelukan zikrullah dan bahu tilawah untukmu
menenangkan hati lalu bersandar rehat
menzalimi diri dengan dosa adalah insan
taubatannasuha menyucikan dosa sebersih bayi
Ya diri
letih lesu mu
dicatat Tuhan
disaksikan sebagai amalan yang soleh
bahagia tidak tercatat dalam hidupmu sekarang
namun ia tersimpan berbondong di gudang akhirat
Ya diri
kamu tidak punya apa-apa
ada atau tiadanya iman tidak bermakna bagi Tuhan
ada dan tiadanya iman hanya untuk dirimu juga
penciptaanmu tanda Tuhan yang amat Pecinta
ada atau tiadamu hanya Ihsan Tuhan
Ya diri
peperangan dalam diri takkan henti
sedetik kamu lemah
syaitan menerkam menghempap dengan resah
nafsu menjadi ketagihan
dunia seperti tiada kiamat
akhirat bagaikan tiada tiba
Ya diri
kamu tahu bukan kamu hamba
mengapa jalan syaitan yang kamu tunduk
sabarlah menekan kemahuan diri
kerana ALLAH sentiasa bersama para shobirin
lawan depan depan nafsu dan syaitan
walau terduduk jangan sekali-kali berundur
setiap laungan ALLAH disambut tentera ghaib
mendakap tangan menarik diri agar berdiri
terus mara jangan berhenti
Ya diri
yang keletihan
yang menderita
fisabilillah
laa tahzan!
Innallaha ma'ana!!!
Allahuakbar!!
Allahuma inni
a'uu dzubika minal hammi wal hazan
wa a'uudzubika minal 'ajli wal kasal
wa a'uudzubika minal jubni wal bukhl
wa a'uudzubika min ghalabatid daini wa qah rir rijaal..
Amiin...
Saturday, October 15, 2005
Hanya ada Mu di situ...

ALLAH yang Satu.....

Oh Tuhan
bibit segar kasih insan
menyelimuti jiwa nan resah
meresap lembut menyisip di retak hati
termangu dalam diam seorang insan lemah
Oh Tuhan
betapa hati ini rindu
belaian insan seperti ku
betapa hati ini mahukan
dodoian dunia yang meyenangkan
Oh Tuhan
insafnya seorang insan kerdil
terseret duka mengundang murka
cemburuMu menekan dada
terpegun dengan KasihMu
Oh Tuhan
tidaklah insan hina ini layak
namun sudah terungkap cinta yang abadi
antara Engkau yang Agung dan aku yang hamba
di saat tercampaknya bibit indah KasihMu
apa ada lagi yang lain termeterai di jiwa ini?
Oh Tuhan
Alhamdulillah
sekarang setelah silau duniawi
ku tolak ke tepi
hatiku kembali bersih dan suci
hanya adaMu di situ
Subhanallahi 'amma yashifuun!
Nostalgia Along 2

bila nur melimpah ke hati.....

Taqdir
sulit menguak redho
luka dalam tanpa ubat
akhirnya parut hodoh
menimbul di jiwa
Tuhan
HidayahMu
KasihMu
BelasMu
sirami runtunan kecewa
saat demi saat berlalu
sedikit demi sedikit
benih iman tersembul
di celah runtuhan
Kami
terpilih olehMu
melayari bahtera iman
dipeluk simpati Tuhan
setelah noda hitam
dikutip dari kejahilan
meresap jauh di sanubari
merentap harapan
nyawa hampir melayang
Iman
tegaknya oasis mahabbah
di gurun derita
berkumpul jiwa kosong
meneguk rakus ihsan Tuhan
setenang genangan air di wadi
Korban
harta dan jiwa
bagaikan air terjun
kerana dinginnya ibadah
kerana sejuknya Kalamullah
setelah kami termangu mencari arah
Engkau mampir ya Tuhan
di teratak mewah yang gusar
tanpa nur
tanpa solat
tanpa ayat-ayat Tuhan
berkumandang
TanpaMu
kami tak betah duduk di situ
kami tak betah tenang di situ
kami tak senang berkasih di situ
kami tak mungkin mendekatiMu
Kami
berjanji
HidayahMu
akan kami syukuri
UjianMu
akan kami tempuhi
kerana
iman ini
terasa manis sekali!
Friday, October 14, 2005
Nostalgia Along 1

luv u bro!..

adeq
bersama menyanyikan lagu syahdu
dalam debu-debu nista
sama-sama kita menganyam impian
satu hari kita kan bahagia
adeq
kelembutan mu
menyayukan
jiwamu yang lembut
dicemari penghinaan dan ejekan
tersiat nurani tercatat dendam
adeq
luahanmu pada lukisan
lakaran-lakaran perang
ekspresi amarah yang menghantuimu
jiwa yang suci menjadi berdebu
kerana kejahilan dan kemungkaran
adeq
aku tidak pernah jauh
kasih ini tidak pernah pudar
walau aku sekarang berhaluan asing
namun jiwa dan raga dipenuhi memori
bersamamu tika saat kita kecil
adeq
mengapa aku ungkitkan debu
yang ku sembunyikan
di bawah tikar buruk kehidupan
aku hanya nostalgik
rindu pada nostalgia
rindu padamu
adeq
di sebalik dirimu yang sekarang gagah
berdiri dengan jaya
dengan kematangan
hatimu tetap seperti dulu
adeqku
yang jiwanya lembut
pengasih tak sampai hati
penyayang bertanggungjawab
kamu indah adeq
bagiku
sayang kamu padaku
jua indah
tak tersebut
dalam tutur bahasa biasa
walau sisa kejahilan masih bertapak di sana
sisa amarah
sisa bingung
sisa kecewa
masih menebal
adeq
namun hatimu
gagah dengan kasih
gagah dengan kebaikan
gagah dengan tanggungjawab
gagah dengan impian
menjadi anak yang berguna
dunia dan akhirat
adeq
kakakmu ini tetap seperti dulu
cintaku tak pernah basi
malah makin hangat
sehangat memori air mata bersama
sedingin harapan yang membeku sewaktu dulu
adeq...
adeq...
adeq...
kakak sedang membisikkan doa untuk mu...
Wednesday, October 12, 2005
suara hati

ruku' dan sujud...

mehnah di dalam mujahadatunnafs
terhimpit dada terasa berat
segala langkah terpaksa menyeret kaki
memaksa qudrat memerah keringat istiqamah
sehabis daya menggenggam bara
di celah kesempitan aqal
terbit suara hati yang tak pernah diam
membisikkan semangat yang tak henti-henti
"bangun...bangun...solat! jangan berhenti
sujud...sujud...hingga puas hati!"
aku pun terpanggil meraikan suara hati
gagahkan diri mendiamkan suara rasional
yang menjahanamkan jatidiri
diam...diam...dengarlah suara hatimu
membisikkan kehendak nurani yang suci
mahu mendekatkan diri melampiaskan rindu
kepada yang Maha Suci
sujud...ruku'...bangun...duduk
Allahuakbar berulang kali
hingga hati dan aqal bersatu
mata kiri dan mata kanan
merembeskan sisa-sisa taubat dan harapan
oh lega...bila hati yang berbisik diraikan
menapak jalan wudhu' dan sejadah
Oh Tuhan sejauh mana pun perjalanan ini
jangan Kau biarkan aku sepi seorang diri
terkapai tanpa KAsihMu yang abadi
sanggup aku mengabdikan diri
padaMu yang sentiasa di sisi...
Tuesday, October 11, 2005
Aku sudah jatuh cinta...

mengalirlah segala yang terpendam ...sunnatullah fitrah!

Alhamdulillah
aku sudah kembali rindu padaMu
Segala puji bagiMu
aku sudah kembali mampu
menangisi dosa-dosaku
Subhanallah
izinkan aku mendongak melihat WajahMu
izinkan aku melalui pintu syurgaMu
izinkan aku lulus HisabMu
Air mata mengalir
bagaikan larva gunung berapi
selama ini ia terpendam
tiba-tiba ia meletup
dengan picunya
adalah solat taubatku
meledaklah segala rasa
dan tangis dosa
mengalir tanpa henti-henti
akhirnya hatiku tiba-tiba menjadi tenang
CintaMu terlalu amat indah kerana
tiada senda gurau yang menggores hati
tiada kata-kata yang tidak sensitif
tiada kelemahan diriku yang tidak boleh diterima
tiada paksaan dalam melakukan perubahan
tiada jelingan benci
tiada perlian serta sindiran
CintaMU
hanya halawatul iman yang tak terucap
hanya pertolongan yang tidak dijangka
hanya kefahaman yang menyentuh hati
hanya sakinah yang melapangkan dada
hanya pelukan nur yang mendinginkan terik
Oh Tuhan
aku sudah jatuh cinta
jatuh cinta padaMu
rindu yang menggamit
ku doa agar kemuliaan milikku
melihat WajahMu
yang selama ini Yang Maha Ghaib!
Aku sudah jatuh cinta....
Alhamdulillah
aku sudah kembali rindu padaMu
Segala puji bagiMu
aku sudah kembali mampu
menangisi dosa-dosaku
Subhanallah
izinkan aku mendongak melihat WajahMu
izinkan aku melalui pintu syurgaMu
izinkan aku lulus HisabMu
Air mata mengalir
bagaikan larva gunung berapi
selama ini ia terpendam
tiba-tiba ia meletup
dengan picunya
adalah solat taubatku
meledaklah segala rasa
dan tangis dosa
mengalir tanpa henti-henti
akhirnya hatiku tiba-tiba menjadi tenang
CintaMu terlalu amat indah kerana
tiada senda gurau yang menggores hati
tiada kata-kata yang tidak sensitif
tiada kelemahan diriku yang tidak boleh diterima
tiada paksaan dalam melakukan perubahan
tiada jelingan benci
tiada perlian serta sindiran
CintaMU
hanya halawatul iman yang tak terucap
hanya pertolongan yang tidak dijangka
hanya kefahaman yang menyentuh hati
hanya sakinah yang melapangkan dada
hanya pelukan nur yang mendinginkan terik
Oh Tuhan
aku sudah jatuh cinta
jatuh cinta padaMu
rindu yang menggamit
ku doa agar kemuliaan milikku
melihat WajahMu
yang selama ini Yang Maha Ghaib!
Monday, October 10, 2005
Tenunan Suci

al Ankabut....

Ya Allah
berbisik aku
padaMu
dalam sunyi
Sunyi ini
menggigit tabah
fitrah meronta
mencapai redho
Sunyi amat
di telinga bunyi cengkerik
di jiwa nafas teresak-esak
Sepi amat
diteman memori
merangkak berjalan berlari
penuhi sanubari
tidak berhenti
tetap diingati
Sunyi dan sepi
tenang bertafakkur
disaksikan maaf
meraih jaya
nafsu dicicir
ego dibiar
Sunyi mengisi
bait motivasi
Al Quran As Sunnah
sulami tenunan suci
Bismillahirrahmaanirrahiim.....
Tadabbur Al Quran

Iqra' Bismi Robbikalazi Kholaq...

sebelum lembaran kitabullah
dibuka satu demi satu
nawaitu dibedah
kerana apa Quran dibuka?
sebelum dugaan menimpa
hasutan demi hasutan
melengahkan semangat jitu
motivasi ditiup semula
kerana apa istiqamah ini?
selepas tadabbur
renungan demi renungan
sedu berombak di dada
bilakah dosa-dosa terhenti?
selepas sabar
syukur demi syukur dilafaz
lulus ujian getir
adakah dosa-dosa terampun?
Al Quran
kalamullah
Tuhan berkata denganmu
aku membalas dengan iringan do'a..
Friday, October 07, 2005
Tuhan sepatutnya aku.....

benih iman...

Tuhan
setekun aku menitip harap
sepolos hatiku bersandar padaMu
seteduh air mata meneman setia
sepanduk cinta ku tegak yakin
setulus taubat ku serah raga
Tuhan
selipatan memori melapisi hati
selumbar duri ketentuan taqdir
seputar kehambaan seorang insan
segagah cinta yang Maha Pencipta
Tuhan
seharus aku menunduk segala
sepatut nafsu ku peluk kemas
sepagar zikir keliling jantung
sehela nafas mengeluh padaMu
Tuhan
sesaat ku tenun dosa
senafas tagih dunia
sehirup manisan fana
setitik hitam selamanya
Tuhan
seperti namanya insan
segelap dosa mengisi
seperti namaNya Tuhan
sebening kasih keinsafan
sebelas Tuhan penerima taubat
Oh Tuhan
jauhkan aku dari dosa
sengaja atau tidak
Oh Tuhan
sambutlah insaf taubatku
selagi nyawa dikandung badan
putus asa hilang bersama RahmatMU!
Do'a yang tak henti

bulan suci...

kesedaran
menongkah waktu sezaman
mengapa taqdir yang menimpa
hati tidak berlapang dada?
keinsafan
menerjah keduniaan
mana layak disandari iman
setipis kulit bawang?
Ramadhan
aku insaf
kini terserlah siapa sebenarnya iman ku ini
penuh nifaq
penuh dengki
mahukan kebahagiaan dunia
tidak sabar menanti syurga?
Oh Tuhan
akan ku sebut namaMu
berulang kali tanpa aku rasa putus asa
menjadi kehormatan bagi ku yang hina
terpilih di Ramadhan ini
berzikir AsmaMu yang indah
walaupun aku sehina lidah
namun KemuliaanMU tetap terserlah
walau tanpa keta'atan aku yang lemah
Oh Tuhan
bila aku jemu menyebut "Oh Tuhan"
tandanya nifaq menguasai hatiku
sedangkan aku amat amat memerlukanMu
mengalahkan ego dan mazmumah di hati
air mata ini tidak mahu keluar insafi
keras batu hati ini
lalu apa aku ahli jannahMu?
Oh Tuhan
muliakan aku
tempias dari mulutku
biarlah kumat kamit zikrullah
busuk bau mulutku
biarlah seharum kasturi
sakit sabarku
biarlah seindah Asiyah
resah redhoku
biarlah sehangat Hajar
kuat istiqamahku
biarlah serindu Rabiatul Adawiyah
heningnya setiaku
biarlah segagah Khadijah
Oh Tuhan
doa yang tak henti-henti
selayaknya dariku
aku takut
bila pintu doa dan taubat
telah Kau tutup
tangisku
doaku
adu ku
langsung tidak ada ertinya lagi!
Wednesday, October 05, 2005
bukan Engkau tidak memberi
lidah yang berzikir
asma ul husna
tersingkap hijab
terpilih diulit hidayah
kebesaran namaMu
hati kecut cemas
takut melangkah terus
mengenalMu
terbentang luas samudera akhirat
seolah sudah berada di sana
dosa dosaku banyak
bertimbun timbun sampah noda
bila nurMu menembus
pecah belah kerasnya hati membatu
sebenarnya aku yang tidak mahu
bukannya Engkau yang tidak memberi
hidayahMu turun bagaikan hujan
menyuap hati yang sedia menadah
bersedia merubah ke arah yang suci
namun aku yang tidak membuka hati
ku tutup erat pintu pintu insaf
mujahadah itu berat
istiqamah itu membeban
nafsu terpaksa ditangkap ikat
perjuangan yang tidak pernah sudah
namun aku bosan dengan lelah
jemu menongkat dagu
mengharap tadah hidayah
menumpah keringat yang tak sudah
oh Tuhan
aku kalah dengan runtunan nafs
namun luah demi luah
aku serah aku pasrah
jujur demi tutur
merangkap tadah
sebening syukur
penyakit diukur
satu demi satu
ubat dipohon
agar mazmumah
bertukar suci
sebersih mahmudah
amien......
Tuesday, October 04, 2005
Bulan Buah Hati

hilal...

Ramadhan
turun bersama begemanya azan Maghrib
tersisip di celah alunan bait syurga
menyampaikan kecintaan Ilahi
menggamit hati-hati insan
merekah dunia yang sebati dalam jiwa
Ramadhan
tabir kasihmu sudah berlabuh
di pelabuhan hati mukmin muttaqin
mendambakan bekalan cinta Tuhan
lintasan serta bisikan dilafazkan
sering dilaungkan
ketika malam kian lena
Ramadhan
jangan pergi
walau sebentar menyinggah di tepian umur
janganlah pergi bulan buah hati
berlabuhlah selama-lamanya
temani keikhlasan hati ini
setelah meneguk roh mu
melampiaskan rindu
pada Tuhanku!
aku harus pulang

pelangi sore...

Pelangi di ufuk timur
awan keemasan di waktu sore
aku di sini berdiri
mendongak ke arah langit
membiar kehangatan nur senja
membelai dan mengusap wajah
angin sore sepoi sepoi
meniup kelabuhan tirai jibab
senyap
senyap
senyap
meni'mati
tiupan bayu
dari jannah..
tanpa ku mahu sedar
dunia terus berputar
tanpa ku mahu hirau
insan sekeliling melontarkan jelingan
tanpa ku pejam mata
taqdir tetap terlaksana
menangisi detik kehidupan
membiarkan laungan kenangan
meniti mehnah sunnatullah
menangkis godaan kerapuhan iman
tumpahan duka
mngalir senyap
tanpa esak
tanpa sedu
hanya hadir dengan waktu
namun mentari tetap menyinar
tanpa ku pinta
Petanda Tuhan Maha Cinta
maaf
aku harus pulang
pulang ke pangkal jalan
walau sudah sekerat jalan
aku harus pulang
kembali ke pangkal
hidayahMu Tuhan!
Sunday, October 02, 2005
Wednesday, June 29, 2005
Takkan sedetikpun ku lupa
Ya ALLAH
terimalah taubatku
walau taubatku tidak sempurna
namun ku tetap melangkah
menunduk kepala bersujud di sejadah
Ya ALLAH
terimalah sabarku
walaupun sabarku semakin menipis
namun ku getap gigiku sekuat hati
menahan amarah yang hampir menguasai
Ya ALLAH
terimalah redhoku
walau tidak sempurna
namun aku tetapkan hati dalam pengorbanan
memaafkan sahaja kelemahan insan
Ya ALLAH
terimalah doaku
bisikanku padaMu
lintasan fikiranku
lelehan airmataku
kerana aku tahu
Engkau tempat aku menyembah
hanya Engkau tempat aku minta tolong
Ya ALLAH
tanpaMu di sisiku
tiada tempat mengadu
air mata tiada yang menyambut
keluhan tiada yang memahami
kelemahanku tiada yang dapat menerima
Ya ALLAH
sesakit manapun hirisan luka pedih
namun ke teguk rakus kemanisan iman dariMu
ku peluk kemas pertolongan dariMu
ku ingat selama-lamaNya kehadiranMu
ketika aku benar-benar merintih tanpa teman
Engkau ada...takkan sedetikpun ku lupa!
posted by sakinah @ 7:54 PM 0 comments
Sunday, June 26, 2005
Hembusan cinta
jundullah....
Ya ALLAH
kirimkan kami kado (bingkisan) dari jannah
hembusan cinta dan semangat daripada Mu
agar tetap tegar dan kuat
menongkah mehnah dan fitnah
titipkan kemanisan iman
sebagai muslimah mukminah
berkulitkan hijab
berisikan mujahadah
Ya ALLAH
kirimkan kami kado dari jannah
sebagai tanda perhatianMu
tanda kami hamba terpilih
tertegak syari'atMu
sedang umat menyanjung
wanita hilang malu
diangkat sebagai idola hedonis
sehingga kami menjadi pariah
semata-mata berhujjahkan
AL Quran dan As Sunnah
Ya ALLAH
kirimkan kami
sekuntum bunga dari jannah
agar hati tenang dan mewangi
merindui gelaran syuhada
walau diterkam bertubi-tubi
disimbahi api umat akhir zaman ini..
posted by sakinah @ 12:02 AM 0 comments
Saturday, June 25, 2005
Nurku
rays of hope
kehalusanMu
mencipta rasa
kepelbagaian emosi
di dalam satu detik
rindu
cinta
sedih
pilu
suka
duka
acuan Ilahi
menerima seadanya
segala-gala
hitam putih
cantik buruk
susah senang
segala-galanya ujian
Sebelum mengenal Tuhan
kenal diri sendiri
syukuri yang ada
sabar dalam tiada
menanti di syurga
kesempurnaan
disimpan di sudut yang indah
selama-lamanya
Di dunia
jadilah hamba
persoalan "mengapa?"
jangan dilayan
persoalan "bagaimana?"
harus diusahakan
yaa diri...
ambil wudhu
didik jiwa agar tawadhuk
tunduk dan tunduk
tunduk dan tunduk....
Ya ALLAH
mujahadah
taubat tak henti
setiap saat yang ingat
diisi zikrullah
setiap saat yang lalai
ucap istighfar
azam dalam tafakkur
disiplin dalam istiqamah
oh Tuhan
Engkau Maha Mengetahui
hambaMu berjuang
membersihkan hati
oh Tuhan
Engkau Nurku
Sakinahku
Tuhanku
Segala...
posted by sakinah @ 8:22 PM 0 comments
lihatlah
sesuci embun pagi....
wahai adeq
lihat lah burung di langit biru
tanda cinta ALLAH padanya
dia melayang di udara
dengan keindahan sayap
di bawa arus angin
kadang bersendirian
kadang berkawan
wahai adeq
lihatlah awan di langit luas
warna biru warna ungu warna putih salju
bertindanan berlapis di atas satu sama lain
tanda cintaNya pada ku
menambahkan iman pada syurgaMu
seindah itu Kau ciptakan awan
tidak terbayang indahnya syurgaMu
wahai adeq
lihatlah laut yang luas terbentang
ombak berzikir menghempas pantai
menderu-deru menyebut nama Tuhanmu
angin memukul wajahmu
tiada penghujung dalam pandangan
bagaimanakah nanti padang Masyhar
luasnya pemandangan ciptaan Tuhan
wahai adeq
di hadapan ALLAH
tidak ada kakak atau adeq
nanti dihisab kita bersendirian
tidak mampu saling memberi
tidak mungkin saling menolong
namun adeq
aku mahu kita berjumpa
di taman-taman syurga
bahagia tersenyum ria
berseri-seri sambil menanti-nanti
kunjungan Ilahi
melihat WajahNya
idaman hati
posted by sakinah @ 7:08 PM 0 comments
ku pujuk hati
realiti dunia..tabahkah kita?
wahai diri
kupujuk-pujuk hati
dengan sajak kalbu
agar tenang diri
tunduk dan menyerah
pada ketentuan ALLAH
wahai diri
ayat-ayat suci
menambah rahmat
mencurah berkat
menghijab 'aib diri
wahai diri
apalah ada
pada dunia yang ini
sedangkan segala-galanya
menanti
di dunia satu lagi
kekal abadi
posted by sakinah @ 2:03 AM 0 comments
Saturday, June 18, 2005
ARRAHMAAN
who is she?
sakinah
Ar Rahmaan...
tersedia syurga-syurga
bagi kamu
yang takut akan saat
menghadap Tuhannya
bagi kamu
yang mengekang hawa nafsu
tidak mengutamakan kehidupan duniawimu
di atas kehidupan akhiratmu
bagi kamu
yang percaya
kehidupan di akhirat
lebih baik dan lebih kekal
bagi kamu
yang melaksanakan perintah ALLAH
menjauhi laranganNya
ALLAH MAHA MENDENGAR
bisikan do'amu
lintasan perasaan
keluhan jiwa
harapan taqwa
lagi MAHA MENGETAHUI
segala isi hatimu
menjadi rapat
antara makhluk dan Robb
sedikit berbisik
serasa didengari
sedikit lintasan cuma
serasa diketahui
sedikit payah
serasa ditolongi
sedikit ujian dariNya
tersandar pada Ya LAthief
dahimu menyentuh tempat sujud
hati kosong dari dunia
akal menafsir hikmah Ilahi
alunan bait Quran penuh di hatimu
menari sayu beralun lembut
air mata mengalir rindu
bahumu terhenjut-henjut
dadamu jadi lapang
letih menahan rasa
gelombang ombak sakinah
memukul jiwamu
menjemput tenang
insaf..
posted by sakinah @ 9:11 PM 0 comments
Epilog Teman
epilog teman....
melukis perasaan
melakar resah
mampukah bersujud
menyentuh dahi
pada yang Esa
Ada indah
ada duka
turun naik
walau rebah
namun tabah
terus bangun
dari tanah
mengheret kaki
menerus langkah
Jalan bergaris
seretan kasut
ayunan tangan
lemah longlai
bahu turun
dihempap beban
dada sempit
menanggung susah
Ku seret kaki
berjela-jela
lalu berhenti
di sapa suara
lembut tegas
menyapa sopan
"sudah makan?
mari minum.."
angguk malu
"ya aku lapar"
lalu makan
disuap teman
nasi di mulut
bercampur tangis
mengalir deras
tersedu esak
"ya teman
indahnya jalan
walaupun gelap"
"engkau kan ada"
meneman sayu
seperti bayang
tak pernah dekat
tak pernah jauh
namun yang pasti
kalau aku lapar
tekakku kering
tanganmu menyuap
tanganmu mencurah
aku lemah
namun kuat
bila engkau
di sebelah...
(jadilah pohon teduh
tuk hatiku berlabuh
setelah letih berterbangan
biar ku hadamkan
buah tausiyahmu
meresap dalam ruhku
lalu izinkan aku pergi
memikul amanah berat)
posted by sakinah @ 4:00 PM 0 comments
Friday, June 17, 2005
aku dan DIA
aku paling mahu
kau bahagia
orang yang paling ku cinta
jangan kau risaukan hatiku
dengan ketidak bahagiaanmu
kerna aku bersungguh-sungguh
mendoakan engkau bahagia
jangan kau mengadu padaku
engkau sakit dan kau terbiar
kerna akulah yang paling sakit
mendengar kamu begitu
asalkan kamu bahagia
jangan kamu runsingkan aku
kebahagiaanku tidak terletak padamu
kebahagiaan ku pada Yang Satu
sebab memang begitu
sejak dulu
sebelum kita bertemu
aku dan Dia
sudah lama bertaut rapat
ya ALLAH
bahagiakanlah dia dengan pilihannya
ya ALLAH
jangan Engkau kurniakan ujian
yang dia tidak mampu memikulnya
kerna sakit dia sakitku jua
sedih dia sedihku jua
itulah aku sebenarnya
paling bahagia denganNYA!
posted by sakinah @ 4:58 AM 2 comments
Hamba yang bukan hamba!
ya ALLAH
patutkah aku mengadu pada insan
aku hanya bingung
itu saja
kerana sudah sampai masanya
aku menyedari
betapa insan hanya kerdil
mungkin aku terlalu tinggi permintaanku
mahukan ketenangan yang jarang
dini'mati orang lain
tapi denganMu
aku jadi manja
dengan perhatianMu
dengan kasih sayangMu
selama aku berdiri di muka bumi ini
Engkau saja yang setia padaku
masa senang Kau ajari aku
alhamdulillah dan sujud syukur
masa susah Engkau ajari aku mengadu padaMU
Oh Tuhan
Engkau sengaja tutup segala ruang
tuk ku berpaling mengadapMu sepenuhnya
wah aku jadi menangis
betapa aku merasa disayangi Engkau
aku betul-betul merasa Engkau menyayangiku
cuma aku yang bodoh tidak tahu membalas sewajarnya
bagaimana seorang insan hina sepertiku
membalas kasih Tuhan yang Esa
memang jadi sebal dan meyebalkan
kejahilanku kebodohanku
iyah bukankah mudah
yang haram tetap haram
yang halal tetap halal
ikut saja shiraat itu
lalu betul-betul pula
Robbku menjanjikan syurga
jika aku istiqamah
dengan kesabaran ini
wah aku betul-betul bodoh dan bodoh
apa mungkin ku atasi segala kebodohan ini
sebelum Engkau memanggilku pulang kepadaMu
ya Robb jujur ajah
aku terlau ikut nafsu
aku kalah sebab kurang sabar
aku mahu cepat segala-galanya
aku rasa muda dan sihat
jauh lagi kematian itu
apa itu mati sedangkan
sakit tubuh ini pun jarang sekali
aku takabbur
aku ego
dan aku tak sabar
iyah jujur ajah
aku hambaMu yang sebenarnya bukan hamba!
posted by sakinah @ 4:45 AM 0 comments
Thursday, June 16, 2005
Al Muslim Al Mukmin dan 'Ibadullah
Hanya kepadaMU
aku menyembah
hanya kepadaMu
aku minta bantuan
pertolongan dalam segala
urusan hidup hingga matiku
Allah yang menjadikanku
memberi rezeki kepadaku
aku menyembah ALLAH
dan tiada sekutu baginya
Subhanallah
langit yang berbintang
bulan matahari dan bumi
penuh tumbuhan
laut yang bergelombang
dalil yang cukup
adanya Dzat ALLAH
Maha Halus
Maha Mengetahui
Masakan alam
demikian indah
demikian rapinya
baik di langit atau di bumi
dari berbagai kejadian
tidak ada Penciptanya?
terbukti kepadaku
Kebesaran ALLAH yang Maha Esa
serta rahmat kasih dan hikmah ALLAH
kepada makhlukNya
tiada Tuhan kecuali Dia
tiada tempat mengharap
meminta dan berlindung
kepadaNyalah
aku berserah diri
kepadaNyalah
aku akan kembali
(Tafsir Ibnu Katsier
Al Baqarah 21-22)
posted by sakinah @ 6:46 PM 0 comments
Monday, June 13, 2005
ALLAH YANG SATU
lapangkan dadaku YA ROBBI!!
ya Tuhan
tiada siapa yang sudi padaku
hanya Engkau saja yang sudi
serasa aku kehilangan segala-galanya
Ya Tuhan
jangan Engkau tinggalkan aku
walau sesaat pun
aku perlukan Mu
tiada yang sudi
padaku yang hina ini
hanya Yang Satu
ALLAH YANG MAHA ESA
tiada siapa yang dekat dengan ku
hanya Yang Satu
ALLAH yang Esa
ALLAHU SHOMAD!
maka apa yang ada di dalam hatiku
jika bukan
hanya ALLAH YANG SATU!!!
amien..
posted by sakinah @ 11:35 PM 0 comments
Malu padamu...
ya ALLAH
aku tahu jalan ini payah
nafsuku mengeluh kepanasan
beratnya beban di bahuku
ya ALLAH
kuimbas seerah Nabawi
inikah keluh kesah Nabiku
inikah sabar Pujaanku
apa sakit ini yang Rasulku rasa?
Ya ALLAH
aku insaf
malah lebih lagi
Nabi menanggung kesusahan
air mata nya tumpah
kesedihannya berganda
YA ALLAH
lemahnya imanku
lemahnya amalku
lemahnya usahaku
Ya Rasulullah
aku dapat rasakan kasihanmu
walau tidak pernah
kulihat Nur di wajahmu
jadikan aku ummatmu
melihat senyummu
Ya Rasulullah
ku cuba hadapi mehnah
sepertimu
mana mungkin
engkau kekasih ALLAH
aku insan hina
Ya Rasulullah
mungkinkah..mungkinkah
aku dapat melihat sosok tubuhmu
bersebelahan denganmu di syurga
Ya Rasulullah
aku malu mengaku ummatmu
malu...malu...malu
kerana aku malu
dengan amalanku
sabarku yang cetek
mengeluh..mengeluh
Ya Rasulullah
engkau bulan bintang
matahari bersinar
memberi cahaya
mudah dan indah
Addien jadi ringan bagi kami
kerana engkau contoh terulung
ikutan hati,fikrah dan amali
Ya Rasul
seolah-olah terdengar
pujukanmu
"Wahai hamba ALLAH..
ikutlah aku...jadilah pengikutku..."
dadaku sakit
hinanya aku
berendam air mata...
posted by sakinah @ 1:08 AM 0 comments
Sunday, June 12, 2005
lapangkan dadamu
lapangkan dadamu
agar ia menjadi
angin sejuk
meniup peluh
di lehermu
serasa dingin
izinkan hatimu
bersikap jujur
bisikannya jangan disekat
biar ia mengisi sendiri
ruang kosong
dalam harimu
bicara hati
antara insan
jadikan doa
jambatan kasih
menadah redho
keluh kesah
terpendam
tersimpul
Ya LATHIEF
setiap titisan
air mata
menitik
di atas luka
serasa pedih
air mata sedih
atas luka yang pedih
sebenarnya nur hidayah
bersih dan suci
jantung berdegup kencang
rasa rindu
rasa gagah
terasa dipeluk
KASIH ABADI
posted by sakinah @ 10:09 PM 0 comments
Saturday, June 11, 2005
Jujur saja...
Jujur saja
Aku cinta padamu
jujur saja
aku rindu padamu
namun
cinta dan rindu ini
dibatasi tempat dan waktu
namun
cintaku padamu suci
tidak dinodai nafsu
tidak ada kepentingan diri
cuma ada perasaan sayang
yang mendalam
saling mendoakan
saling bertausiyah
saling berharap
bertemu di jannah
iyah
memang aku cinta padamu
kerana kehadiranmu
menambahkan keimananku
kerana cintamu
padaku
hanya semata-mata
kerana
aku mencintaiNya!
ana uhibbuki fillah
yaa ukhtie fiddien
ahabbakalladzi
ahbabtanillah
semoga ALLAH sayang pada mu
sebagaimana
engkau mencintaiku
KeranaNya!
...i love u...
posted by sakinah @ 12:33 AM 2 comments
Sunday, June 05, 2005
Perasaan halus seorang wanita..
ya LATHIEF
perasaan halus seorang wanita
mampu membangun
mampu juga meruntuh
sebuah istana
Ya LATHIEF
perasaan halus seorang wanita
amat berkuasa kerana
ia bagaikan air
yang mengisi setiap
inci lubang di dalam
kehidupan yang panjang ini
Ya Lathief
perasaan halus seorang wanita
selalunya jarang di ambil kisah
dianggap remeh temeh
lantas sering di cemuh
diambil kesempatan
atas kerelaan dan keredhoan
kepasrahan atas dasar cinta
Ya LATHIEF
perasaan halus seorang wanita
hanya di hargai PENCIPTA NYA
yang meniupkan ruh
ke dalam rahim wanita
dan dengan itu
kehalusan itu disandari
AR RAHIIM NYA
YA LATHIEF
perasaan halus seorang wanita
bila disirami kasih Ilahi
menjadi ia ibu
kepada syuhada-syuhada
bukan seorang isteri
di belakang kejayaan suami
tapi seorang ibu
YA LATHIEF
perasaan halus seorang wanita
membelai mengusap dahi suami
mendidik adab dan cinta ALLAH
meresap dalam hati suami
semasa ia kecil
didukung diriba didakap erat
sambil diriba dialunkan
bacaan ayat-ayat suci
di samping didoakan
anak itu berkali-kali
Ya LATHIEF
perasaan halus seorang wanita
menguasai membakar ruh islami
agar anaknya nanti
bahagia di dunia dan di akhirat
YA LATHIEF
perasaan halus seorang wanita
mana mungkin membayangkan
anaknya disimbahi api neraka
hanya terkumat kamit
mendoakan anaknya
bahagia dikelilingi bidadari syurga
amien..
posted by sakinah @ 3:00 AM 2 comments
Wednesday, June 01, 2005
untuk adeq
adeq2 kandung
ya adeq
peritnya istiqamah
hanya ALLAH saja yang tahu
ya adeq
hampir aku rebah
menikus pada dunia
aku tak larat menanggung
mujahadah yang begitu berat
ya adeq
aku menongkah arus
arus segala2nya
arus kehendakku
arus keinginan dunia
arus runtunan nafsu
hampir aku melutut
memohon agar dunia itu
menyelimutiku
ya adeq
pahit itu kian hilang
bila terkenangkanmu
wajahmu sering terbayang
walau aku sering menepis
kehadiranmu
terasa aku sentiasa ditemanimu
di saat-saat memerlukan
ya adeq
apa ada pada sajakku
hanya berbagi perasaan
antara insan
yang sering hampir-hampir
kalah dengan senario dunia
aku kalah
pernah kalah
hampir kalah
dan betul2 kalah
tapi
ya adeq
sungguh-sungguh ni
ALLAH selamatkan aku
mengutipku dari kotoran dunia
sering menyimbahku dengan air keinsafan
dibersihkan aku berulang2
tanpa mengira aku ini siapa
ya adeq
istiqamah lah
walaupun berat
sering tersungkur
berdarah bibir
ditendang dunia
ALLAH tahu
kau tetap berusaha
mendekatiNya
ya adeq
ambil wudhu
bersihkan badanmu
bersihkan jiwamu
menangislah
mengakulah
siapa engkau sebenarnya
sesungguhnya di hadapan ALLAH
engkau tidak perlu berpura-pura
menjaga air mukamu
berlakon kerana egomu
kerana ALLAH TAHU!!!!
Malam Ini..

apa khabar ya ukhtie ya akhie?

Malam ini...
Wajah-wajah sahabat
Satu demi satu
Terbayang di mataku
Yaa akhie..
Yaa ukhtie..
Apa khabar dirimu?
Dahulu kita bersatu
Menghadapi liku-liku
Terbayang wajahmu
Tersenyum pahit
Seolah-olah mengatakan
“Tabah ...
Usah berhenti...
Sahabatku...
ALLAH sayang padamu
Tabah yaa ukhtie
Kamu di jalan berduri
Kerana menempuh sunnah Ilahi
Kasih Ilahi begitulah
Tanda sayangNya adalah ujian
ALLAH sayangkanmu
Yaa ukhtie..
Untukmu payung emas di syurga
Jika kamu mengerti
Di sebalik segala duri...”
Lalu terdengar esakanmu
Menangis bersama-samaku
Berombak dadaku dan dadamu
Bila derita menjadi satu
Dua hati menahan sebak yang satu
“Allah sayangkan mu...”
Ya Allah...
Malam ini....
Terbayang wajah-wajah sahabatku
Adakah Engkau sedang melihat mereka?
Melindungi mereka?
Mujahid mujahidah agamaMu
Mereka bergelumang dalam mehnah jalanMu
Kasihani mereka
Tetapkan kaki mereka
Sepertimana mereka menyeru kepadaku
“Istiqamah selalu yaa ukhtie
Kamu tak pernah sendirian
Walau kami tiada di sisi
Allah Dekat ...
yaa ukhtie...”
Malam ini terbayang wajah2 mereka
Sahabat sahabatku
Mengajarku indahnya ukhuwwah
Indahnya keperitan
Mengingatkanku
Kekasih-kekasih ALLAH
Ditakdirkan bertemankan air mata
Darah dan pengorbanan
Bersandar hanya pada Ilahi
Saturday, April 30, 2005
Muslimat
Muslimat
sebab di bungkus oleh hijab, wajah bersih dan senyum
bagaimana boleh menahan pujukanmu ..
di beri senyummu ......
rasanya sudah jelas hasilnya
kerana hatimu baik sekali....
tidak ada hasrat berniat jahat
tidak ada keinginan mencari keuntungan.....
keempat muslimat kebanggaan dunia itu
juga manusia.....
jadi boleh di ikuti
setiap akhlaknya...
tapi tahu tidak ....
az-zahra mendirikan rumah duka
kerana kesedihan yg amat sangat
menunjukkan ia manusia biasa ...
tahu tidak...
asiyah begitu istiqomah
di bawah kepemimpinan fir'aun ....
penuh dengan ujian
fatimah begitu lembut hatinya..
dan begitu polos jiwanya...
tapi ilmunya sungguh menakjubkan
asiyah menempatkan kemampuannya
pada posisi sebenarnya..
tidak memaksakan aqidahnya pada fir'aun...
dan tepat dalam melangkah
menyelamatkan aqidahnya dan anaknya
hanya Allah tempat mereka mengadu.....
kita tidak tahu
betapa besar penderitaan
dan kegundahan hati mereka
atas segala ujian pada mereka
yang jelas mereka lulus ujian
sehingga Allah dan Rasulnya
membanggakan mereka
Yaa ...muslimat
suri tauladan umat...
jejak-jejak langkahnya
diikuti setiap jengkalnya....
lembut... santun ...sabar....istiqomah..
posted by sakinah @ 7:08 PM 2 comments
Friday, April 29, 2005
Rintihan Mujahid
Bismillah
Mencari erti
Kehidupan ini..
Hikmah ALLAH
Tak mampu ku tembusi
Ada hikmah tersembunyi
Hanya ALLAH Yang Maha Mengetahui..
Tanpa MU ALLAH
Mana mungkin
Langkah-langkah ini
Diteruskan
Tanpa henti
Tanpa putus
Namun segalanya
DitentukanNya...
Setiap insan
Ada tugasan
Walau sekerdil manapun
Hatta seekor semut pun
Makhluk berperanan..
Ya Allah
Walau beban ini
Seperti gunung
Terbeban di bahu
Namun berkat kesabaran
Ia menjadi buah yang manis dimakan..
Manisnya pada doa-doa
Yang dilafazkan
Asyiknya pada hakikat
Kehambaan...
Kedukaan tidak terlafazkan
Namun keinginan yang jitu
Meraih kemenangan
Melepasi ujian Ilahi
Adalah cita mujahid
Sejak umat terdahulu...
Kelegaan itu sementara
Hanya menarik nafas lega
Sebentar cuma
Sebelum mujahid melangkah
Menyambung semula
Perjuangan
Perniagaan yang menguntungkan...
Oh Tuhan
Mujahid ini mengadu
Mengeluh
Menangis
Hanya di hadapanMu
Maka kabulkan rintihan kami
Mujahid agamaMu
Amiieeen...
posted by sakinah @ 9:30 PM 0 comments
Tuesday, April 26, 2005
Ahmad Mujahid
“Ummi...
Maaf kan Ahmad.... ya?”
Aku ....terpegun...
Ku renungi... mata anak kecil...
Meminta... ampun... dariku...
“Ummi....
Maafkan Ahmad... ya?”
Berderai air mataku...
Lantas.. kupeluk erat....
“Ummi...maafkan...
Ummi ...sayang... Ahmad...
Semalam...
Hari ini...
Esok...
Lusa...
Tulat...
Dan selamanya...”
Hanya....Allah saja
Yang Maha Tahu
Betapa sejuk
Hati ku...
Alhamdulillah...
Air mata ku..
Menitis laju..
Syukur!
posted by sakinah @ 10:11 AM 0 comments
Saturday, April 16, 2005
Pesona Dunia
Tuhan...titipkan KetenanganMu ke dalam hatiku...
(SAJAK DR ADEQKU TERSAYANG AJEN...)
Mendung hati ini,
Mengungkap lautan resah tak bertepi,
Mentafsir siratan hidupku,
Andai akhir hidup ku esok,
Akan ditanya,
Baktiku pada agama,
Sunyi... sepi.
Apakah bisaku melihat,
Saudaraku ditindas, diselimuti,
Dosa-dosa yang mereka ciptakan,
Kecewa...dendam... malu,
Menjadi satu,
Namun
Apa natijahnya,
Perjuangan tinta dan warkah,
Antara hak dan tanggungjawab,
Yang terpinggir dek ombak kemajuan.
Kata mereka,
Maju jaminan kebahagiaan,
Hakikatnya akhlak menujah arus,
Lalu...,
Terjunam mereka di kaki kebenaran.
Lantas ku cuba,
Menangkis gelora yang mereka ciptakan,
Sedaya upaya kudrat ini,
Lalu...
Ku rebah dek panahan yang tajam,
Antara ukhrawi dan duniawi,
Ku kelu...
Ku pasrah,
Ku akur dengan ketentuan Ilahi,
Mungkin nanti,
Sedikit masa lagi,
Tersentak mereka,
Dengan bala yang Allah,
Bakal letuskan!
22/3/05
10.44 mlm
sri serdang
jenjaafar
posted by sakinah @ 8:20 PM 0 comments
Friday, April 15, 2005
Malam ini...
.,
Malam ini...
Wajah-wajah sahabat
Satu demi satu
Terbayang di mataku
Yaa akhie..
Yaa ukhtie..
Apa khabar dirimu?
Dahulu kita bersatu
Menghadapi liku-liku
Terbayang wajahmu
Tersenyum pahit
Seolah-olah mengatakan
“Tabah ...
Usah berhenti...
Sahabatku...
ALLAH sayang padamu
Tabah yaa ukhtie
Kamu di jalan berduri
Kerana menempuh sunnah Ilahi
Kasih Ilahi begitulah
Tanda sayangNya adalah ujian
ALLAH sayangkanmu
Yaa ukhtie..
Untukmu payung emas di syurga
Jika kamu mengerti
Di sebalik segala duri...”
Lalu terdengar esakanmu
Menangis bersama-samaku
Berombak dadaku dan dadamu
Bila derita menjadi satu
Dua hati menahan sebak yang satu
“Allah sayangkan mu...”
Ya Allah...
Malam ini....
Terbayang wajah-wajah sahabatku
Adakah Engkau sedang melihat mereka?
Melindungi mereka?
Mujahid mujahidah agamaMu
Mereka bergelumang dalam mehnah jalanMu
Kasihani mereka
Tetapkan kaki mereka
Sepertimana mereka menyeru kepadaku
“Istiqamah selalu yaa ukhtie
Kamu tak pernah sendirian
Walau kami tiada di sisi
Allah Dekat ...
yaa ukhtie...”
Malam ini terbayang wajah2 mereka
Sahabat sahabatku
Mengajarku indahnya ukhuwwah
Indahnya keperitan
Mengingatkanku
Kekasih-kekasih ALLAH
Ditakdirkan bertemankan air mata
Darah dan pengorbanan
Bersandar hanya pada Ilahi
posted by sakinah @ 11:34 PM 0 comments
Lima Bulan Bintang Matahariku
Ya ALLAH
Kau kurniakan aku keni’matan menjadi seorang ibu
DikurniaiMu lima bulan dan bintang dan matahari
Lima kali sembilan bulan sepertinya tiga tahun sembilan bulan
Mereka bergilir-gilir menumpang dalam tubuhku
Namun perasaan indah dan cemas silih berganti
Di dalam rahim ku Engkau kurniakan ARRAHIIM MU
Perasaan sayang dan kasih dan cinta
Memenuhi setiap urat darahku dan setiap saraf hidupku
Kau izinkan tubuh kerdil ini menahan segala-galanya
Hanya kerana sepotong hati yang dipenuhi dengan cinta
Ya ALLAH
Akan aku lakukan sehabis-habisnya kudratku menyayangi mereka
Akan ku korbankan segala-gala yang aku ada untuk mereka bahagia
Aku dengan bangganya mengakui aku ibu dan ummi mereka
Aku dengan sekeras-kerasnya berusaha agar mereka terpelihara
Ya ALLAH
Setelah penuh cintaku dalam hati mereka
Ku isi pula dengan kemantapan aqidah
Ku ajari mereka erti bersandar padaMu
Betapa selama ini aku ibu mereka diberi hidayah dan kasih sayang dariMu
Akan ku kongsikan hidayahMu dengan mereka darah dagingku
Akan ku tanamkan sedalam-dalamnya bahawa Allah bersamamu, nak
Allah tidak akan meninggalkanmu walaupun sejenak
Setiap keperitan akan diisi juga dengan PertolonganNya
Ummi takkan runsing bila ALLAH di hatimu, nak
Mesti Dia memerhatikanmu dan melindungimu
Lebih menyayangimu daripadaku, ummimu
Kerana sesungguhnya anak-anakku
ALLAH memelihara dan menjagaku selama ini
Sering Dia Melihatku, Bersamaku, Menyaksikanku
Aku yakin anak-anakku akan bahagia dan tenang di dunia dan akhirat
Seperti aku diberi nur dan harapan untuk merasai CintaNya
Diberi petunjuk dan hidayah...Insya ALLAH
Aku ibumu mendoakan kita semua bertemu di jannah ALLAH
Ya ALLAH
Betapa aku ibu mereka mendoakan agar kami bersama-sama di syurga kelak
Kerana itulah kebahagiaan hakiki seorang ibu
Melihat anak-anaknya berjaya dunia akhirat
Ya ALLAH
Bila ditakdirkan do’a seorang ibu mustajab
Perkenankanlah do’a ku ini kerana aku seorang ibu
Bila ditakdirkan do’a seorang yang lebih penyayang dimakbulkan
Perkenankanlah do’a ku ini seorang insan yang amat mengasihi mereka
Walaupun ditakdirkan aku sehina-hina makhluk di dunia ini
Namun aku ditakdirkan ibu kepada mereka
Lima bulan dan bintang dan matahari kurniaanMu...
Perkenankanlah Ya ALLAH!
Ya Ghafuur Ya Rahmaan Ya Rahiim..
Amiieen....
posted by sakinah @ 10:34 PM 0 comments
Aku ingin Jannah di hati dan dunia di tangan...
Aku ingin jannah di hati dan dunia di tangan
Sehingga kemanapun ujian membawaku
Hatiku tetap bersih dan dunia tidak mampu menyakiti
KeranaNya teguhkan imanmu!
Aku sedang menggengam bara api
Jika aku benar-benar mukminat
Dan benar-benar beriman kepada kewujudan ALLAH
Aku yakin seyakinnya ALLAH menolongku
Aku bersyukur sahabat-sahabatku mendukungku
Dan mendoakan aku Jannah
Mendoakan aku kesabaran dan sifat redho
Aku terima taqdir ini sebagai tanda ALLAH Menyayangiku
Semoga aku tetap istiqomah dalam Baik Sangkaku pada ALLAH
Walau syurga itu hanya dalam khayalanku yang hina
Allahumma amin Ya ALLAH Tabaraka wa ta’ala
Demi Dzat yang Menggenggam nyawaku
Jangan Kau hinakan aku
Dengan mencabut imanku
Muliakan aku dunia dan akhirat!
(dipetik dari tausiyah seorang sahabat sejati)
posted by sakinah @ 10:31 PM 0 comments
Monday, April 11, 2005
Kemanisan iman
manisnya iman....
Ada seorang insan yang
Jika tidak kerana ALLAH
Tentu akan jadi seperti
Daun kering yang dihembus angin ribut
Terus menerus membiarkan diri
Hanyut di bawa arus
Tanpa ikatan hati
Tanpa naluri
Hilang dan tenggelam
Lalu hinggap di longgokan sampah sarap
Terus tidak berganjak
Tanpa ada keluhan
Tanpa ada harapan
Menelan segala nanah kehidupan
Lalu mengalir ke seluruh tubuhnya
Lantas berserah
Seperti semut atau pohon
Tidak berguna
Tidak akan ada hari kebangkitan
Hari keadilan
Tanpa mengira kewarasan
Tanpa berasa kewujudan Tuhan
Bagaimana harus ditiupkan roh
Pada sebuah tubuh yang bagaikan bangkai?
Tanpa rasa kemanisan hidup
Tanpa kemanisan iman
Apakah ertinya iman itu?
Hidup sia-sia bagaikan sampah ditiup angin
Setelah habis madu
Menjadi hanya satu bingkisan kosong
Tidak boleh disimpan
Hanya melayang-layang
Tidak usah diungkapkan kesedaran
Tertitis di atasnya embun kelembutan
Lalu menghirup dia dengan kehairanan
Terasa asing tidak pernah dia tahu
Wujudnya perasaan itu
Lalu jadi tertanya-tanya dalam kejahilan
Apa ini?
Dari mana?
Tak pernah dirasa
Inilah IMAN....
Ia seperti sinar bulan
Meresap perlahan-lahan
Namun kecantikan berpanjangan
Sinarnya redup teduh sejuk
Dalam gelap ia penunjuk jalan
Rasa tenang hening aman
Tanpa sedar
Pipi rasa hangat
Air mata seperti embun
Menitis malu-malu
Itulah
KEMANISAN IMAN.....
posted by sakinah @ 5:50 PM 0 comments
Monday, April 04, 2005
Menanggung Kehinaan
Layakkah aku melafazkan rindu padaMu
Air mata ini tumpah mengharapkan
Sesuatu yang tak mungkin untukku
Aku membaca surah al-Waqi’ah
Aku menemui Mu di situ
Jelas betapa hinanya aku
Sedarkah aku
Siapa aku?
Aku seorang hamba!
Aku seorang hamba!
Bertuankan Engkau Tuhan!
Yaaaa......ALLAH!
Angkatkanlah wajahku mendongak
Melihat WajahMu
Di Akhirat nanti akankah aku ditemukan dengan Mu?
Tak boleh ku gambarkan perasaan ku padaMu
Mengharap
Dan takut
Bercampur-baur
Rasa derita
Rasa indah
Bergolak pada waktu yang sama
Ribut rindu
Dan ribut cemas
Takutkan Mu
Rindukan Mu!
Mana satu?
Dua-dua bergelora di dalam jiwa
Airmata tetap tumpah
Dari dosakah atau dari redho?
Al Waqi’ah Mu memadam sengsara
Namun menyalakan harapan
Al Waqiah Mu kata-kata agung dariMu
Menghinakan aku
MengagungkanMu
Al-Waqi’ahMu
Menggoncang menggegar
Jiwaku berkerut berkedut seribu
Menanggung sakit tak terkata
Menanggung kehinaan seorang hamba
Dihina oleh keagunganMu!!
YAA ....MALIKUL MULK!!!!
YAA.....MALIKUL MULK!!!!
YAA.....MALIKUL MULK!!!!
Sami'na wa atho'na

kami dengar dan kami taat!

Aku melafazkan
Sami’na wa atho’na
Tanda aku hambaMu
Bersyukur setelah bersabar
Ni’mat setelah derita
Akan ku pelihara kasih ini
Agar ia tersemat kemas
Dalam batasan KasihMu
Tidak tergelincir dari keterbatasan insan
Sentiasa memperbaharui iman
Dengan innamal a’maalu binniyyat
Agar kasih ini menggilap iman
Bukan menambah titik hitam
Tidak menjadi hijab
Antara Engkau dan aku
Ya ALLAH
Namun aku makin insaf
Akan keterbatasan ku
Aku tidak mampu hidup keseorangan
Kesunyian dan kesepian
Engkau Maha Mengetahui
Aku tidak mampu menggapai
Cinta dan rindu
Setinggi Rabiatul Adawiyah
Idolaku
Hanya dalam khayalan seorang insan hina
Kerana aku insan dhoif
Ya ALLAH
Untuk menggapai Cinta Mu
Rebah bangunku
Bersalut najis dunia ini
Aku tetap merangkak ke arah Mu
Mengetuk-ngetuk pintu Rahmat Mu
Mana tahu satu saat nanti
Engkau menerimaku
Oh Tuhan
Perjalanan mengenal diri
Tidak tahu bila akan berakhir
Kerana perjalanan padaMu
Bersalut duri
Bersenandung khayalan
Oh Tuhan
Terimakasih
Kerana Engkau Maha Lembut
Terhadap hambaMu
Yang keras hati ini
Meraikan perasaan insaniku
Yang tidak pernah puas ini
Ya ALLAH
Lebih aku mengenaliMu
Lebih aku kenal diriku
Lebih aku tunduk padaMu
Lebih aku rindu syurga yang abadi
Lebih aku rasa dunia ini beban
Semuanya adalah amanah dari Mu
Bukan tempat rehat
Malah tempat jihad
YA ALLAH
SAMI'NA WA ATHO'NA!
Thursday, March 31, 2005
Tolonglah aku!
Ya Tuhan
TOLONGLAH AKU!
Jangan Kau lepaskan aku dari genggamanMu
Tolonglah aku!
Walaupun di depanku fatamorgana dunia begitu mengilau
Tolonglah aku!
Walaupun di telingaku berkumandang lagu khayalan mengasyikkan
Tolonglah aku!
Walaupun insan di sekelilingku begitu bangga dengan rentak dunia
Tolonglah aku!
Agar aku ingat pada Mu setiap saat
Agar Engkau saja di fikiranku
Tolonglah aku!
Agar aku bersyukur padaMU
Agar lidahku masih terkumat kamit melafazkan do’a pada Mu
Tolonglah aku!
Agar aku bersabar dengan ketentuanMu
Agar kewarasan masih mengawal perasaanku
Tolonglah aku!
Agar aku dapat bersujud
Menundukkan kepalaku ke bumi
Menundukkan kehendakku
Menundukkan kepentingan diriku
Meletakkan Engkau di atas segala-galanya
Oh Tuhan
TOLONGLAH AKU!!
posted by sakinah @ 5:55 PM 2 comments
Sunday, March 27, 2005
sami'na wa ato'na...
Aku melafazkan
Sami’na wa atho’na
Tanda aku hambaMu
Bersyukur setelah bersabar
Ni’mat setelah derita
Akan ku pelihara kasih ini
Agar ia tersemat kemas
Dalam batasan KasihMu
Tidak tergelincir dari keterbatasan insan
Sentiasa memperbaharui iman
Dengan innamal a’maalu binniyyat
Agar kasih ini menggilap iman
Bukan menambah titik hitam
Tidak menjadi hijab
Antara Engkau dan aku
Ya ALLAH
Namun aku makin insaf
Akan keterbatasan ku
Aku tidak mampu hidup keseorangan
Kesunyian dan kesepian
Engkau Maha Mengetahui
Aku tidak mampu menggapai
Cinta dan rindu
Setinggi Rabiatul Adawiyah
Idolaku
Hanya dalam khayalan seorang insan hina
Kerana aku insan dhoif
Ya ALLAH
Untuk menggapai Cinta Mu
Rebah bangunku
Bersalut najis dunia ini
Aku tetap merangkak ke arah Mu
Mengetuk-ngetuk pintu Rahmat Mu
Mana tahu satu saat nanti
Engkau menerimaku
Oh Tuhan
Perjalanan mengenal diri
Tidak tahu bila akan berakhir
Kerana perjalanan padaMu
Bersalut duri
Bersenandung khayalan
Oh Tuhan
Terimakasih
Kerana Engkau Maha Lembut
Terhadap hambaMu
Yang keras hati ini
Meraikan perasaan insaniku
Yang tidak pernah puas ini
Ya ALLAH
Lebih aku mengenaliMu
Lebih aku kenal diriku
Lebih aku tunduk padaMu
Lebih aku rindu syurga yang abadi
Lebih aku rasa dunia ini beban
Semuanya adalah amanah dari Mu
Bukan tempat rehat
Malah tempat jihad
YA ALLAH
SAMI'NA WA ATHO'NA!
posted by sakinah @ 7:22 AM 0 comments
Kuun Fayakuun
sami'na wa ato'na
Ya Wadud
Mengapa air yg disuapkan
Dari tangan yang dikasihi
Terasa begitu ni’matnya?
Ya Muhaimin
Mengapa tausiyah
Dari seorang yang dicintai
Terasa begitu indah?
Ya Laathif
Mengapa teguran
Dari seorang yang dikasihi
Terasa mengalir sayangnya?
Ya Kholiq
Engkau menciptakan insan
Penuh perasaan halus
Ingin cinta dan ingin dicintai
Ingin didekati jiwa dan raga
Agar Kasih Mu mengalir
Dari Hamba-hambaMU
Yang mendambakan KasihMu
Ya Kholiq
Mengapa pemergian
Seorang yang dikasihi
Terasa begitu menyakitkan?
Ya Kholiq
Mengapa ujian
Menimpa yang disayangi
Terasa begitu menyayatkan?
Ya Wadud
Engkau menghidupkan
Engkau mematikan
Engkau memberi
Engkau mengambil
Kuun fayakuun...
posted by sakinah @ 7:15 AM 0 comments
Sunday, March 20, 2005
Untukmu sahabat sejatiku
Ya ALLAH
Aku bahagia senang sekali
Kerana sahabatku sahabat sejati
Faham syari'at faham kehendak Ilahi
Walaupun hati sedih sekali
Ya Robbi
Sahabatku sahabat sejati
MendahulukanMu dari segala segi
Jiwaku girang kasih di hati
PadaMu kami menyerah diri
Ya Robbi
Hati pasrah padaMu Ilahi
Bila dikurniai ni'mat hakiki
Suka duka bersatu hadapi
MengadapMu nanti bertaut hati
Mengucap salam di syurga Firdausi
Tersenyum simpul berseri-seri
Duduk berhadapan dikelilingi bidadari
Ya Robbi
Indahnya dikurniai sahabat sejati
Fabiayyialaaa irobbikuma tukazzibaan!
posted by sakinah @ 4:42 PM 6 comments
Saturday, March 12, 2005
Sejuk Hatiku
Ya Tuhan
Menghadapi hidup sebegini
Penuh ujian yang menyesakkan
Kadang-kadang terasa kekuatan
Kadang-kadang terasa kepincangan
Ya Tuhan
Di saat tinta ini ku ukirkan
Hati sedang berdarah menangis luka
Tiada penghujung dalam keluhan kepadaMu
Ya Tuhan
Aku bersyukur aku hambaMu
Walaupun aku hanya insan
Aku bersyukur dalam kesakitan
Engkau sentiasa dekat denganku
Ya Tuhan
Hanya menyebut ..." Tuhan...."
Sudah sejuk hatiku
Hanya menyebut ..."...Tuhan..."
Sudah berhenti darah ini
"Tuhan...Tuhan...Tuhan...Tuhan....."
posted by sakinah @ 9:16 PM 0 comments
Thursday, March 03, 2005
Saat aku jemu...
Saat aku jemu dengan amalanku
Al Mathurat hilang tidak menyalakan ruhku
Kemanisan zikrullah tidak terasa di hatiku
Hanya di bibirku terkumat-kamit lesu
Solat tanpa khusyuk tidak mengasyikkan jemu
Kemarau airmata tanpa keinsafan membeku
Aku tafakkur sejenak memohon petunjuk dalam keheningan
Mengharap pengampunan dalam muhasabah qalbu
Sesungguhnya ALLAH tidak pernah jemu denganku
Beribu-ribu kali aku berdosa padaNya dengan sedar
Beribu-ribu kali Dia mengampunkanku dengan sempurna
Dengan penuh Kasih Sayang menyahut taubat nasuha ku
Beribu-ribu kali aku buruk sangka pada ketentuanNya
Tanpa henti Dia menyuapkan rezeki ke mulutku
Sedang aku hanyut dengan angan-angan yang fana
Allah tidak jemu-jemu menunjukkan aku jalan keluar
Bila datang realiti hidup yang menyakitkan panas membakar
Tidak jemu-jemu Dia menyejukkan dengan keheningan yang aman
Wahai diri hanyutlah kamu dengan cinta dunia yang fana
Sesungguhnya syurga itu benar neraka itu wujud selama-lamanya
Wahai diri cintailah sesiapapun yang engkau mahu dengan asyik sekali
Sesungguhnya dia akan mati engkau akan mengadap Tuhanmu satu hari nanti
Wahai diri sudah kerasnya hatimu membatu hitam berkilat
Sesungguhnya Allah tidak melihat luaranmu
Samada kamu kaya ataupun miskin
Samada kamu perempuan atau lelaki
Samada kamu cantik atau hodoh
Hanya hatimu yang bersih muthmainnah mengadap ALLAH
Bila tiba masanya ruhmu terbang kepadaNya
Mahukah ALLAH melihat menerimamu dengan bangga di hadapan malaikat
Lalu berfirmanlah kepadamu
INILAH HAMBAKU
DI DUNIA DIA BERTAQWA KEPADAKU
DI DUNIA DIA RINDU KEPADAKU
DI DUNIA DIA MENCINTAIKU
DI DUNIA DIA SABAR DENGAN UJIANKU
DI DUNIA DIA REDHO DENGAN KETENTUANKU
DI DUNIA DIA MENYEMBAHKU
WALAUPUN AKU MAHA GHAIB
Ya Allah Yang Maha Mengetahui
Yang Maha Mendengar
Yang Maha Melihat
Kabulkan doaku ini
Takdirkan hamba itu
Adalah aku.......
Amiieen yaa RABBAL “ALAMIIN!
posted by sakinah @ 7:34 AM 0 comments
Wednesday, March 02, 2005
Agar aku insaf
pasrah walaupun di dalam kepayahan....
Ya ALLAH
Sempurnakanlah imanku
Agar aku dapat melihat WajahMu
Ya ALLAH
Sempurnakan akhlakku
Agar aku dapat membanggakanMu
Ya ALLAH
Sempurnakanlah hatiku
Agar aku dapat menghirup Kasih Mu
Ya ALLAH
Sempurnakan aku dengan tawakkal
Agar aku tidak berhenti sekerat jalan
Ya ALLAH
Sempurnakan tekadku
Agar aku tetap bangun bila rebah
Ya ALLAH
Sempurnakan malu ku
Agar aku dapat melindungi kehormatan ku
Ya ALLAH
Sempurnakan aku dengan sifat redho
Agar aku tetap meneruskan perjuangan ini
Ya ALLAH
Sempurnakan sifat kehambaan ku
Agar aku tahu sandaranku
Hanyalah padaMu
YANG MAHA SEMPURNA
Agar aku insaf aku insan
Lemah tidak berdaya...
posted by sakinah @ 7:57 AM 0 comments
Saturday, October 01, 2005
dosa-dosa silam

insaf...

Ya ALLAH
ada ketulan hanyir
busuk berulat
dalam hatiku
terasa mual
mahu ku muntahkan
terlekat di celah kerongkong
Ya ALLAH
tolonglah aku
bersih jiwa
sucikan mindaku
dari dosa dosa silam
yang telah aku laku
Ya Tuhan
hidayahMu datang menjemput
tatkala hancur lebur
kewarasan diri menjadi roboh
hanya bisikan malaikat
semakin punah semakin pudar
Oh Tuhan
syurgaMu benar
Neraka Mu benar
janganlah Kau cabut
kemanisan iman
dengan kebejatan nafsuku
Oh Tuhan
aku pohon
dengan RestuMu
bantulah aku
bila dosa-dosa silam menghantuiku
kegilaan zaman remaja menggodaku
walau seminit ni'mat tak tehingga
namun hilang nur di wajahku
jadi perit menyentap nafasku
Oh Tuhan
aku sedar dulu
aku hanya bangkai tak bernyawa
Kau kutip aku di jalanan
menyiramku dengan air mawar iman
meletakkan nur di dahiku
Oh Tuhan
tak henti-henti
lalat sampah dulu
menghurungi ku
mengunjungiku
dan tak henti-henti
aku menaklukinya
Oh Tuhan
tak terluah kata-kata
tak tersiram najis noda
di halaman sepi
kadang-kadang tak tercuci
Oh Tuhan
aku bersandar padaMu
dalam sepi
dalam sakit
dalam mujahatunnafsi
pada dunia aku tak peduli
aku hanya hidupkan sepi
dengan bait-bait Nabi
kita ini hanya untuk ukhrawi!
tasbih

temani aku

tasbih
ku ramas lembut
kulit bersentuh butiran kayu
ku gerakkan jemariku
perlahan tersirap indah
mengalir darah ke dada
tasbih
ku renung di dinding
tergantung indah menyeru doa
hanya ditenung pun meresap insaf
kenangan beralun sakinah
tatkala hati menggerak zikir
tasbih
temankan aku
membersih yang palsu
menimba yang jernih
jadilah rijal
tentera ALLAH
menemani sayu
dalam tafakkur
tenggelam aku dalam syukur
tasbih
adakah engkau tanda kasih
ingatan Tuhan yag Maha Pengasih
pada ku yang tersasar pedih
dek iman bak kaca serpih?
